Bagian I · Manajemen SDM · Level 6 · Kepala / Manajer
Simulasi Kepala HR: Setahun Mengelola SDM Pabrik Garmen
Produsen pakaian anak dan seragam sekolah di Semarang, Jawa Tengah, yang menjual ke jaringan toko ritel dan marketplace. Ada 436 karyawan: produksi 270 (operator jahit, finishing, QC), gudang & distribusi 84, sales 36, dan kantor 46. Kebersihan pabrik ditangani 18 petugas dari vendor alih daya.
Peran: Kepala HR (HR Manager) PT Kencana Busana Nusantara · 9–10 keputusan · sekitar 25 menit
- Turnover tahunan
- 23%
- Engagement
- 55
- Biaya SDM ekstra
- Rp0 jt
- Risiko kepatuhan
- 50
Level 6 · Kepala / Manajer
Peranmu: Kepala HR (HR Manager) PT Kencana Busana Nusantara
Kamu baru dua minggu menjabat Kepala HR di PT Kencana Busana Nusantara. Direksi memberimu satu tahun untuk membereskan dua hal: turnover yang terasa tinggi, dan urusan kepatuhan yang selama ini dijalankan asal jalan. Tim HR-mu kecil: dua staf generalis dan satu staf payroll.
Simulasi ini berjalan per kuartal, dari Januari sampai Desember. Di tiap tahap kamu membaca situasi dan data, lalu memilih tindakan. Beberapa jawaban terbaik baru kelihatan setelah kamu menghitung angka di tabel, jadi siapkan kalkulator. Jalan pintas bisa memunculkan tahap krisis di kuartal berikutnya.
Empat indikator di dasbor bergerak mengikuti keputusanmu: turnover tahunan, skor engagement, biaya SDM ekstra, dan risiko kepatuhan. Keputusan yang baik tidak selalu murah, jadi perhatikan trade-off-nya. Yang dinilai adalah seberapa dekat caramu dengan praktik di jalur Manajemen SDM: mulai dari data, menyasar penyebab, patuh aturan, dan bisa menjelaskannya dalam rupiah.
Kasusnya fiktif, tapi penilaian tiap keputusan bersandar pada 7 artikel jurnal internasional Q1–Q2 dan standar profesi. Angka kecil seperti [1] di umpan balik menunjuk ke sumbernya.
Indikator yang kamu jaga
- Turnover tahunan (makin rendah makin baik)Proyeksi karyawan keluar dalam 12 bulan dibagi rata-rata jumlah karyawan.
- Engagement (makin tinggi makin baik)Persentase jawaban setuju pada pernyataan inti survei keterikatan kerja.
- Biaya SDM ekstra (makin rendah makin baik)Biaya di luar gaji rutin tahun ini: program, tambahan orang, lembur, rekrut ulang, koreksi, dan sanksi.
- Risiko kepatuhan (makin rendah makin baik)Seberapa besar peluang sengketa, temuan pengawas, atau sanksi akibat praktik SDM yang tidak sesuai aturan.
Referensi
Kasus dan perusahaannya fiktif, tapi penilaian setiap keputusan bersandar pada riset di jurnal internasional bereputasi (Q1–Q2) terbitan 2022 ke atas dan standar profesi berikut.
- 1.Liu, Y., Han, R., Mao, Y., & Xiao, J. (2024). The indirect relationship between employee job performance and voluntary turnover: A meta-analysis. Human Resource Management Review, 34(4), 101039. doi.org/10.1016/j.hrmr.2024.101039Q1
- 2.Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2024). Job demands–resources theory: Frequently asked questions. Journal of Occupational Health Psychology, 29(3), 188–200. doi.org/10.1037/ocp0000376Q1
- 3.Van Iddekinge, C. H., Lievens, F., & Sackett, P. R. (2023). Personnel selection: A review of ways to maximize validity, diversity, and the applicant experience. Personnel Psychology, 76(2), 651–686. doi.org/10.1111/peps.12578Q1
- 4.Wingate, T. G., Bourdage, J. S., & Steel, P. (2025). Evaluating interview criterion‐related validity for distinct constructs: A meta‐analysis. International Journal of Selection and Assessment, 33(1), e12494. doi.org/10.1111/ijsa.12494Q2
- 5.Republik Indonesia (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. Peraturan.go.id, Kementerian Hukum RI. peraturan.go.id/files3/pp-no-35-tahun-2021_asli.pdfRegulasidiakses 20 Oktober 2026
- 6.Bol, J. C., De Aguiar, A. B., & Lill, J. B. (2025). Calibration in the Performance Evaluation Process. Human Resource Management, 64(4), 1141–1159. doi.org/10.1002/hrm.22302Q1
- 7.Blume, B. D., Kevin Ford, J., & Huang, J. L. (2024). Transfer of informal learning: The role of manager support in linking learning to performance. Business Horizons, 67(2), 125–136. doi.org/10.1016/j.bushor.2023.12.001Q1
- 8.Holtschlag, C., Morales, C., Masuda, A., & Reiche, B. S. (2025). The Diversity Paradox: The Unintended Consequences of Gender Diversity on Gender Pay Equity. Human Resource Management, 64(5), 1305–1319. doi.org/10.1002/hrm.22308Q1
Simulasi lain di jalur Manajemen SDM
5–6 keputusan · sekitar 15 menit2Simulasi Staf HR Pertama: Tiga Bulan di Jaringan Kedai KopiJadi staf HR pertama di 9 cabang kedai kopi Yogyakarta: rapikan data karyawan, tulis uraian jabatan, rekrut barista, susun kontrak, dan onboarding.Staf Junior · 7–8 keputusan · sekitar 20 menitLevel 2 · Staf Junior
7–8 keputusan · sekitar 20 menit3Simulasi Staf C&B: Setahun Mengurus Upah di Resor BaliJadi staf C&B dan payroll resor bintang empat di Badung: cek lembur dan UMK, susun skala upah, compa-ratio, merit, THR, kompensasi PKWT, dan pay equity.Staf · 8–9 keputusan · sekitar 23 menitLevel 3 · Staf
8–9 keputusan · sekitar 23 menit4Simulasi Rekrutmen Massal: Mengisi 66 Posisi Pabrik BaruIsi 60 operator dan 6 team leader pabrik baru di Kendal dalam 4 bulan: hitung beban kerja, funnel, wawancara, status kerja, upah, onboarding, dan retensi.Senior · 8–9 keputusan · sekitar 23 menitLevel 4 · Senior
8–9 keputusan · sekitar 23 menit5Simulasi Supervisor HR: Memimpin Tim di Terminal PelabuhanPimpin tim HR empat orang di logistik pelabuhan Balikpapan: bagi beban kerja, hadapi serikat soal PKWT dan alih daya, PIP, K3, lembur, dan retensi.Supervisor · 9–10 keputusan · sekitar 25 menitLevel 5 · Supervisor
9–10 keputusan · sekitar 25 menit
